Penyegaran Parlemen: DPRD Kabupaten Pasuruan Resmi Rombak Struktur Fraksi PKB dan PDI Perjuangan

IMG_20260108_192920

PASURUAN – Carut 3 Com.Menandai awal tahun anggaran 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan melakukan langkah strategis dengan merombak susunan kepengurusan dua fraksi besar, yakni Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Fraksi PDI Perjuangan. Perubahan ini diresmikan dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD setempat pada Rabu (07/01/2026).
Restrukturisasi ini dilakukan berdasarkan usulan internal dari masing-masing partai politik sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan optimalisasi fungsi legislatif di lingkungan pemerintahan Kabupaten Pasuruan.
Detail Perubahan Struktur Fraksi
Perubahan signifikan terlihat pada komposisi pimpinan di dua fraksi utama. Berikut adalah susunan pengurus terbaru hasil rapat paripurna tersebut:

1. Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)
Ketua: Rudi Hartono
Sekretaris: Sa’ad Muafi
Bendahara: Nur Laila
2. Fraksi PDI Perjuangan
Ketua: Arifin
Sekretaris: Heru Veri Nurcahya
Bendahara: Mujangki
Mekanisme Perubahan: Dinamika Internal Partai
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menegaskan bahwa pergantian pimpinan fraksi merupakan fenomena yang lumrah dalam dunia politik parlemen. Menurutnya, proses ini dilakukan secara prosedural melalui usulan partai yang kemudian dibahas dalam Badan Musyawarah (Bamus).
“Berbeda dengan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang memiliki aturan waktu tertentu, perubahan susunan fraksi dapat dilakukan kapan saja sesuai dengan kebijakan dan usulan dari internal partai masing-masing,” jelas Samsul.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini terdapat usulan perpindahan anggota dari PDI Perjuangan, yakni pergeseran posisi dari Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) ke Badan Musyawarah (Banmus). Namun, usulan perpindahan anggota AKD tersebut masih menunggu jadwal pembahasan di Bamus sebelum dapat diparipurnakan.

Visi Strategis PDI Perjuangan di Tahun 2026
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Arifin, yang kini juga menjabat sebagai Ketua Fraksi, memberikan keterangan mengenai alasan di balik perombakan ini. Ia memandang perubahan struktur sebagai kebutuhan strategis untuk menjawab tantangan politik yang semakin dinamis.

Beberapa poin utama di balik restrukturisasi ini meliputi:
Peningkatan Kinerja: Memastikan fraksi bekerja lebih efektif dalam mengawal kebijakan publik.
Soliditas Internal: Memperkuat kerja kolektif dan semangat gotong royong antar anggota legislatif.

Efektivitas Perjuangan: Mengoptimalkan suara partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di parlemen.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus fraksi sebelumnya atas dedikasi mereka. Momentum ini adalah titik tolak bagi kami untuk menjadi fraksi yang lebih progresif, responsif terhadap keluhan warga, dan tetap menjunjung tinggi integritas,” ujar Arifin.
Dampak Bagi Kinerja DPRD ke Depan
Langkah penyegaran di awal tahun ini diharapkan mampu memberikan energi baru bagi DPRD Kabupaten Pasuruan dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi. Dengan pimpinan fraksi yang baru, sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah diharapkan semakin solid demi mewujudkan pembangunan Kabupaten Pasuruan yang lebih baik di tahun 2026.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *