Lumajang. Carut3.Com.-Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan jumlah korban jiwa akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur telah mencapai 100 orang hingga 24 Agustus 2026.
Berita ini di langsir dari CNN Indonesia, Tribunnew dan Kompas: data terbaru menunjukkan peningkatan signifikan pada jumlah warga yang terluka dan pengungsi di berbagai wilayah terdampak.
CNN Indonesia dan Tribunnews menyoroti angka pengungsian yang menembus 180.000 jiwa, sementara Kompas merinci jumlah korban luka mencapai 1.603 orang.
IDN Times memantau eskalasi korban jiwa dari laporan sebelumnya yang tercatat sebanyak 91 orang.
Data Korban Terbaru:
Korban meninggal dunia akibat gempa NTT resmi mencapai 100 orang berdasarkan laporan pembaruan data terkini dari pihak berwenang.
Sebanyak 1.603 warga tercatat mengalami luka-luka dan sedang mendapatkan perawatan intensif di berbagai fasilitas kesehatan darurat setempat.
Situasi Pengungsian:
Jumlah pengungsi yang terdampak kerusakan bangunan dan ancaman gempa susulan kini melonjak hingga mencapai 180.327 orang di berbagai titik.
Otoritas setempat menyediakan tenda darurat karena ribuan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan kategori ringan hingga berat akibat guncangan.
Penanganan Darurat:
Pemerintah mempercepat pendistribusian bantuan logistik serta tim medis tambahan ke titik-titik pengungsian di seluruh wilayah terdampak NTT.
Tim SAR gabungan tetap siaga melakukan upaya evakuasi dan validasi data korban di lapangan guna memastikan penanganan tepat sasaran.(Tim)