MALANG Carut3.com — Unjuk rasa penyampaian aspirasi oleh Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Kota Malang yang berlangsung di area Gedung DPRD dan Tugu Balai Kota Malang berjalan aman dan kondusif. Menyikapi kelancaran kegiatan tersebut, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh elemen yang terlibat.
Menggunakan istilah bahasa terbalik khas Boso Walikan Malang, Kombes Pol Danang melontarkan ucapan penuh keakraban kepada para demonstran atas komitmen mereka menjaga ketertiban selama menyampaikan pendapat di muka umum.
“Rutam Nuwus, nawak-nawak (Terima kasih, kawan-kawan) Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Kota Malang dan semua pihak yang turut menjaga suasana tetap damai dan tertib,” tutur Kombes Pol Danang usai pengamanan.
Pengamanan Humanis dan Pengalihan Arus Lalu Lintas
Aksi yang diperkirakan diikuti oleh sekitar 500 peserta ini dimulai dari titik kumpul awal di depan Masjid Jami Kota Malang. Massa kemudian bergerak bersama melakukan long march menuju area Jalan Tugu di depan Gedung DPRD dan Balai Kota.
Guna mengawal hak berdemokrasi sekaligus menjamin keamanan wilayah, Polresta Malang Kota menyiagakan personel gabungan sejak pukul 14.00 WIB. Petugas disebar di berbagai titik vital dan persimpangan strategis untuk mengatur ritme pergerakan massa serta merekayasa arus kendaraan.

Di tengah jalannya pengamanan, imbas berupa kemacetan dan pengalihan jalan tak terhindarkan. Menanggapi ketidaknyamanan tersebut, Kapolresta Malang Kota secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada publik, khususnya para pengguna jalan yang terdampak aktivitas lalu lintas.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan, apabila pengalihan arus menimbulkan ketidaknyamanan. Pengaturan ini merupakan langkah antisipasi murni untuk menjaga keselamatan dan kelancaran kita bersama,” jelasnya.
Tetap Siaga meski Diguyur Hujan
Meskipun cuaca di sekitar lokasi sempat diguyur gerimis, semangat peserta aksi untuk menyampaikan aspirasinya tidak surut. Begitu pula dengan para personel kepolisian yang tetap berdiri mengawal jalannya aksi serta mengurai kepadatan kendaraan di jalanan.

Guna memastikan situasi di lapangan tetap terkendali dan kondusif, Kombes Pol Danang Setiyo PS bersama Wakapolresta AKBP Alex Sandy Siregar turun langsung ke lokasi unjuk rasa. Kedua pimpinan kepolisian tersebut berbaur dan mendekati massa aksi untuk menjalin komunikasi dua arah yang menyejukkan.
Pendekatan dialogis dan humanis ini terbukti efektif mencairkan suasana sehingga potensi ketegangan dapat diredam dengan baik.
Komitmen Pelayanan dan Evaluasi Diri
Di akhir keterangannya, Kombes Pol Danang juga menyampaikan kerendahan hatinya atas jalannya skema pengamanan hari itu. Ia menyadari bahwa di lapangan mungkin masih terdapat kekurangan dalam pelayanan yang diberikan oleh jajarannya.
“Kami menyadari pelayanan yang kami berikan mungkin belum sepenuhnya sesuai harapan semua pihak. Atas kekurangan tersebut, saya secara pribadi maupun mewakili seluruh personel yang bertugas menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” pungkas Danang.
Pengamanan aksi damai ini menjadi wujud komitmen Polresta Malang Kota dalam menjaga keseimbangan antara mengawal hak konstitusional warga untuk berpendapat dan memelihara ketertiban serta keselamatan masyarakat luas. Hingga massa membubarkan diri secara tertib, situasi di pusat Kota Malang dipastikan tetap aman dan terkendali. (Isp)