Polresta Malang Kota Edukasi Siswa SMPN 20 Cegah Kenakalan Remaja

IMG-20261102-WA0028

MALANG, Carut3.com – Dalam upaya berkelanjutan untuk mendukung dunia pendidikan dan menjaga masa depan generasi muda, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota terus menggencarkan program Polisi Peduli Pendidikan serta Polisi Peduli Sekolah. Langkah nyata ini ditunjukkan secara langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo P.S., yang menyambangi ratusan pelajar di SMP Negeri 20 Malang, kawasan Jalan Tumenggung Suryo, Kota Malang.

Kehadiran jajaran pimpinan Polresta Malang Kota yang didampingi Pejabat Utama (PJU)—mulai dari Kapolsek Blimbing, Kabag SDM, Kasat Binmas, hingga Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunulrejo—bukan sekadar kunjungan formalitas. Kegiatan ini dirancang secara khusus sebagai wadah silaturahmi sekaligus pembinaan karakter demi membentengi para siswa dari berbagai ancaman kenakalan remaja sejak usia dini.

Penguatan Mental dan Kesadaran Diri Pelajar

Dalam sesi penyampaian materi, Kombes Pol Danang menekankan bahwa pondasi terpenting dalam mencegah perilaku menyimpang adalah ketahanan mental dan pemahaman atas konsekuensi dari setiap tindakan. Menurutnya, kenakalan di tingkat remaja tidak hanya berpotensi muncul di lingkungan sekolah, tetapi juga sangat rentan terjadi di luar area sekolah saat pengawasan dari pihak sekolah maupun orang tua mengendur.

Oleh karena itu, penguatan mental menjadi kunci utama agar para murid mampu berpikir secara rasional, menimbang dampak jangka panjang, dan mengambil keputusan secara bijak sebelum terjerumus dalam pergaulan yang merugikan. Setiap perbuatan negatif yang dilakukan tidak hanya berdampak buruk pada diri pelaku dan korban, tetapi juga berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat serta merusak prospek masa depan anak itu sendiri.

Waspadai Bahaya Narkoba dan Penyalahgunaan Vape

Materi edukasi yang disajikan mencakup berbagai isu penting yang marak melanda usia remaja, antara lain:

  • Aksi Tawuran dan Pelanggaran Lalu Lintas: Imbauan untuk menjauhi konflik antarkelompok serta pentingnya mematuhi aturan berlalulintas demi keselamatan bersama.

  • Bahaya Minuman Keras dan Narkotika: Penjelasan mengenai risiko fatal dari konsumsi alkohol serta penyalahgunaan zat terlarang seperti sabu, ganja, dan ekstasi.

  • Ancaman Cairan Rokok Elektrik (Vape): Imbauan khusus agar para siswa ekstra waspada terhadap modus penyebaran narkoba yang disusupkan melalui cairan rokok elektrik atau vape.

Kapolresta mewanti-wanti seluruh siswa agar memiliki keberanian tegas untuk menolak segala bentuk ajakan atau tawaran zat berbahaya yang dapat merusak kesehatan fisik dan mental mereka.

Pendekatan Interaktif dan Sinergi Bersama

Suasana sosialisasi berlangsung hidup dan komunikatif. Guna mencairkan suasana sekaligus menguji pemahaman materi, Kombes Pol Danang mengajak beberapa perwakilan siswa maju ke depan untuk berdialog, menyampaikan pendapat, dan membagikan pesan-pesan positif kepada teman-teman sebayanya. Metode interaktif ini sengaja diterapkan untuk menumbuhkan rasa percaya diri, melatih keterampilan berkomunikasi, serta mendorong para siswa agar siap menjadi agen perubahan di lingkungan mereka.

Di akhir paparannya, Kapolresta menegaskan bahwa tanggung jawab membina moral anak bangsa bukanlah tugas kepolisian semata. Sinergi yang kuat antara orang tua, tenaga pendidik di sekolah, serta lingkungan pergaulan yang sehat sangat menentukan dalam membentuk karakter anak yang tangguh dan bertanggung jawab. Melalui program preventif ini, Polresta Malang Kota berkomitmen untuk tidak hanya bertindak sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam mengawal dan melindungi masa depan generasi penerus bangsa. (Isp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *