Cegah Provokasi Medsos, Polresta Malang Kota Sambangi Sekolah

IMG-20260615-WA0019

MALANG KOTA,Carut3.com – Merespons maraknya aksi demonstrasi di berbagai wilayah, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, mengambil langkah preventif. Ia menginstruksikan seluruh Pejabat Utama (PJU), Kapolsek, hingga Bhabinkamtibmas untuk turun langsung menyambangi SMA, SMK, dan sekolah sederajat di Kota Malang pada Senin (15/06/2026).

Agenda silaturahmi ke lembaga pendidikan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan, edukasi, serta penguatan karakter. Langkah ini dinilai penting untuk membentengi para siswa dari kenakalan remaja, pengaruh negatif lingkungan, dan sebaran hoaks di media sosial.

Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa pelajar adalah generasi penerus bangsa yang harus fokus pada pendidikan dan pengembangan diri melalui kegiatan positif.

“Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk hadir di tengah-tengah pelajar. Tujuan utamanya adalah membangun komunikasi, memperkuat karakter, dan mengingatkan mereka agar tidak mudah terpengaruh ajakan yang bisa merugikan masa depan,” ujar Kombes Pol Putu Kholis.

Ia juga mengimbau para siswa untuk lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial maupun pesan berantai. Pelajar diharapkan menjadi generasi yang kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya.

Polsek Lowokwaru Edukasi Siswa SMA Islam Sabilillah

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta, bersama Kanit Binmas, Kasi Humas, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Tunjungsekar, menggelar kunjungan ke SMA Islam Sabilillah di Jalan Kakap Nomor 01.

Dalam kunjungan tersebut, Kompol Anang berdialog langsung dengan pihak sekolah, mulai dari bagian Humas, Kepala Tata Usaha, guru Bimbingan Konseling (BK), hingga para siswa.

Mewakili Kapolresta, Kompol Anang menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Beberapa poin utama yang ditekankan antara lain:

  • Pencegahan kenakalan remaja dan tawuran.

  • Bahaya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.

  • Antisipasi perundungan (bullying) dan balap liar.

  • Saring sebelum sharing informasi di media sosial.

“Jangan sampai masa depan rusak hanya karena ikut-ikutan kegiatan negatif atau terpengaruh ajakan yang belum tentu benar. Jadilah pelopor keamanan, kedisiplinan, dan prestasi,” pesan Kompol Anang.

Ia juga mengingatkan agar para siswa tidak mudah terpancing oleh ajakan aksi melanggar hukum yang kerap tersebar melalui WhatsApp atau platform medsos lainnya. Jika menerima informasi yang meragukan, siswa diminta segera berkonsultasi dengan guru, orang tua, atau pihak berwajib.

Melalui kolaborasi erat antara kepolisian, sekolah, dan keluarga, Polresta Malang Kota berharap lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif dapat terus terjaga, sekaligus memutus potensi gangguan Kamtibmas sejak dini. (Isp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *