Malang, Carut3.com – Aksi nyata kepedulian terhadap warga terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan oleh jajaran Polresta Malang Kota. Melalui penggalangan internal, mereka menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp11 juta serta satu truk penuh berisi kebutuhan pokok dan logistik pendukung.
Penyerahan bantuan berlangsung di Posko Peduli NTT, Jalan Mayjend Pandjaitan, Kecamatan Klojen. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S., didampingi Wakapolresta AKBP Alex Sandy Siregar dan Kapolsek Klojen Kompol Riyan Wahyuningtiyas.
Bantuan Logistik dan Imbauan Kamtibmas
Selain dukungan finansial yang diserahkan secara simbolis oleh AKBP Alex Sandy Siregar, paket bantuan logistik yang dikirimkan meliputi:
-
Bahan Pangan: Sembako dan kebutuhan gizi dasar.
-
Kebutuhan Harian: Sandang, perlengkapan tidur, serta alat kebersihan.
-
Perlengkapan Khusus: Kebutuhan perempuan dan anak-anak serta obat-obatan medis.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Danang menyampaikan empati mendalam sekaligus mengajak warga serta mahasiswa asal NTT di Kota Malang untuk menjaga komunikasi dan keamanan bersama.
“Kami mewakili seluruh anggota Polresta Malang Kota turut berduka atas bencana ini. Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi saudara-saudara dari NTT di Kota Malang jika menghadapi kendala,” ujar Kombes Pol Danang.
Fokus Pendampingan Mahasiswa NTT di Malang
Koordinator Posko Peduli NTT, George, mengapresiasi perhatian langsung dari kepolisian. Posko yang direncanakan beroperasi selama empat bulan ini difokuskan untuk memfasilitasi mahasiswa asal NTT yang terdampak secara ekonomi akibat bencana di daerah asal mereka.
-
Penyaluran Sembako: Memastikan kebutuhan harian mahasiswa perantau tetap terpenuhi selama masa krisis.
-
Advokasi Akademik: Berkoordinasi dengan pihak kampus terkait dispensasi atau penangguhan administrasi perkuliahan.
-
Transparansi Pengelolaan: Menjamin seluruh bantuan tunai maupun barang disalurkan secara terbuka.

Dukungan serupa disampaikan oleh Ketua Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT), Teja, yang siap terus berkolaborasi dengan Polresta Malang Kota dan Posko Peduli NTT hingga masa pemulihan selesai. Langkah ini diharapkan tidak hanya meringankan beban korban, tetapi juga mempererat solidaritas sosial warga perantauan di Kota Malang. (Isp)