Ribuan Warga Tekung Terima Bantuan Beras Pemerintah, Polisi Pastikan Penyaluran Aman

IMG-20260911-WA0068

Lumajang.Carut3.Com.– Ribuan keluarga di Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menerima bantuan pangan berupa beras dari pemerintah. Penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CBP) tahap III untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026 tersebut berlangsung Kamis (10/9/2026).

Polsek Tekung melakukan pemantauan sekaligus pengamanan penyaluran bantuan di sejumlah desa. Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses pembagian beras berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.

Kapolsek Tekung AKP Samsul Hadi mengatakan, personel Bhabinkamtibmas diterjunkan untuk memantau langsung proses penyaluran di masing-masing desa.

“Pengamanan dan pemantauan dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan aman, tertib dan lancar. Kami juga mengantisipasi apabila terjadi kendala selama proses pembagian,” kata Samsul Hadi.

Berdasarkan data penyaluran, bantuan diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di sejumlah desa di Kecamatan Tekung.

Desa Tekung tercatat memiliki 733 KPM. Kemudian Tukum sebanyak 983 KPM, Karangbendo 703 KPM, Wonokerto 636 KPM, Wonosari 473 KPM, Mangunsari 343 KPM, dan Klampokarum sebanyak 100 KPM.

Sementara penyaluran di Desa Wonogriyo juga menjadi bagian dari program bantuan pangan pemerintah.

Dalam proses penyaluran, KPM membawa kartu yang telah dibagikan oleh pemerintah desa untuk kemudian ditukarkan dengan bantuan beras sesuai data penerima.

Samsul Hadi menyebut, kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lokasi penyaluran juga untuk membantu menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami bersama Babinsa dan pemerintah desa memastikan masyarakat dapat menerima bantuan dengan tertib. Kami juga mengimbau warga mengikuti mekanisme yang sudah ditentukan agar penyaluran berjalan lancar,” ujarnya.

Menurut Samsul Hadi, bantuan pangan beras tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah bagi masyarakat berpendapatan rendah.

Program bantuan pangan tersebut dikelola Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog. Penyalurannya dilakukan melalui pemerintah desa kepada masyarakat yang telah terdata sebagai KPM.

“Harapannya bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan,” kata Samsul.(Madi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *