Kades Nogosari Pandaan siapkan langkah Hukum

IMG_20251126_134534

PASURUAN – Carut 3 Com.Tempat hiburan kecil seperti warung yang menyajikan karaoke merupakan lahan basah bila dijadikan ladang “sapi perah”. Karena tempat seperti itu sangatlah mudah ciut dan gampang ditakut takuti. Apalagi, bila yang ngomong adalah pemangku kekuasan wilayah. Selasa (25/11/2025)

Mereka biasanya akan rela mengeluarkan “jatah” agar tempat usahanya terus berjalan. Mereka para pengusaha tak mau beresiko karena takut tempat usahanya ditutup. Sehingga, mereka biasanya siap berikan “upeti” walaupun harus merogoh kantong pribadi.

Baru baru ini, dugaan tagih jatah “upeti” mencuat di sebuah warung karaoke Meiko. Informasi yang dihimpun kabar lensa dugaan tagih jatah upeti itu dilakukan oleh seorang kades bernama Sunariyah terhadap pihak warkop.

Saat tagih bulanan pihak kades menggunakan cara-cara yang begitu halus namun menakutkan. Terkadang kades memelas kehabisan uang dan menggunakan nama muspika dengan mengirimkan gambar kegiatan.

“Mas tolong aku pean TF 500. Uangku ludes tak buat nyangoni muspika itu di pelantikan kemarin. Kurange yang 700 ribu nanti tanggal 26,” isi percakapan whatsApp yang didapat Kabar Lensa.

Tak hanya itu, nama camat juga diseret-seret dalam percakapan WhatsApp di bulan Agustus. Bahkan, saking ngebetnya, chating WA itu dilakukan di pagi buta sekira pukul 05.24 Wib.

“Mas tolong segera TF aku butuh banget” isi percakapan pukul 05.21 Wib.

“Buat Saku2 itu. Pak Camat dll tinjau warung warung di atas sungai. Nanti potong jatahku tanggal 26,” isi percakapan di bulan Agustus.

Dari data yang diperoleh, banyak transferan yang masuk ke rekening atasnama Sunariyah. Dalam bukti TF itu rupanya bervariasi. Ada yang satu juta ada yang lima ratus ribu rupiah.

Sementara itu Sunarya kades Nogosari saat dikonfirmasi belum memberikan penjelasan tentang permasalahan tersebut. Sementara itu Timbul Wijoyo selaku Camat Pandaan membantah keras jika dirinya meminta uang ke kades apalagi bila uang itu mengalir dari tempat hiburan.

“Waduh aq gak tau jaluk jaluk (minta) nang kades apa lagi tempat maksiat bos,” Tegas Camat Timbul Wijoyo. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *