Krisis Gas LPG 3kg di Lumajang: Warga Kecewa Stok Kosong dan Harga Melambung Saat Lebaran

IMG_20260323_101233

Lumajang – Carut 3 Com.Momen perayaan Idul Fitri yang seharusnya penuh kehangatan dan hidangan lezat di meja makan, justru berubah menjadi kepanikan bagi warga Lumajang. Kelangkaan gas LPG 3kg atau “Gas Melon” dilaporkan terjadi secara merata di berbagai wilayah, mulai dari pelosok desa hingga area perkotaan.Senin 23/3/26

Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam dari masyarakat terhadap kinerja distribusi Pertamina serta lambatnya respons pemerintah daerah dalam menangani krisis energi di hari besar keagamaan ini.

Warung Kosong, Dapur Berhenti Mengepul

Hingga hari ini, banyak warga yang mengeluhkan kosongnya stok gas di pangkalan maupun pengecer kecil. Pantauan di lapangan menunjukkan papan pengumuman “Gas Habis” terpampang di hampir semua lapak.

Pencarian Tak Berujung: Banyak ibu rumah tangga yang harus berkeliling antar desa demi mendapatkan satu tabung gas, namun hasilnya tetap nihil.

Dampak Sosial: Tanpa gas, aktivitas memasak hidangan khas lebaran terhenti total. Hal ini memaksa warga mencari alternatif lain yang lebih sulit dan mahal.

Harga Mencekik: Dari Rp 23.000 Menjadi Rp 30.000

Selain kelangkaan stok, masalah lain yang muncul adalah lonjakan harga yang tidak masuk akal. Di saat harga normal di tingkat pengecer biasanya berkisar di angka Rp 23.000, kini warga terpaksa merogoh kocek hingga Rp 30.000 per tabung—itu pun jika barangnya tersedia.

Kenaikan harga yang mencapai lebih dari 30% ini dinilai sangat memberatkan, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah yang memang menjadi sasaran utama subsidi gas 3kg tersebut.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *