MALANG, Carut3.com – Langkah strategis jajaran Polresta Malang Kota dalam memelihara kondusivitas wilayah terus digencarkan. Bertempat di Masjid Raden Rahmat, Merjosari, Lowokwaru, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S. memimpin langsung pelaksanaan agenda Jumat Keliling (Jumling) bersama jajaran pejabat utama dan masyarakat setempat.
Kegiatan ibadah yang dipadukan dengan ruang silaturahmi ini mendapat sambutan hangat dari pihak pengelola tempat ibadah. Ketua Takmir Masjid Raden Rahmat, Drs. H. Abdullah, secara terbuka menyampaikan apresiasinya atas kehadiran jajaran kepolisian yang dinilai mampu menghadirkan rasa aman sekaligus mempererat tali silaturahmi antara aparatur negara dan warga.
Sinergi Ulama dan Umara demi Keamanan Bersama
Dalam kunjungannya, Kapolresta Malang Kota didampingi oleh Wakapolresta, Kapolsek Lowokwaru, Kabagops, Kasatlantas, serta jajaran pejabat utama lainnya. Kehadiran para pimpinan kepolisian daerah ini mempertegas komitmen instansi dalam menjalankan implementasi visi “Polri Bersama Masyarakat”.
Melalui mimbar silaturahmi tersebut, Kombes Pol Danang Setiyo menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak dapat terwujud tanpa adanya partisipasi aktif dari seluruh elemen warga. Program Jumling sendiri diposisikan sebagai wadah interaksi dua arah yang efektif untuk mendengarkan aspirasi publik secara langsung.

Pesan Utama Kepolisian:
Partisipasi Aktif: Menjaga kondusivitas lingkungan merupakan tanggung jawab bersama antara kepolisian dan warga.
Edukasi Literasi Informasi: Masyarakat diimbau untuk selalu menyaring informasi guna mencegah dampak buruk penyebaran berita bohong (hoax) yang berpotensi memicu keresahan sosial.
Akses Bantuan Cepat: Kepolisian menyediakan akses komunikasi darurat yang dapat dihubungi kapan saja melalui Layanan Call Center 110 atau kontak WhatsApp Jogo Malang Presisi (0811-1272-000).
Apresiasi Pengurus Masjid dan Komitmen Berkelanjutan
Mewakili seluruh jamaah dan pengurus takmir, H. Abdullah mengutarakan bahwa kehadiran pihak kepolisian membawa nuansa positif bagi kekhusyukan ibadah masyarakat. Menurutnya, kolaborasi harmonis antara ulama, umara, dan kepolisian menjadi fondasi penting dalam menciptakan stabilitas lingkungan.
Pihak takmir berharap dialog keagamaan dan sosialisasi keagamaan seperti ini dapat terus dipelihara secara konsisten. Selain program Jumat Keliling yang menyasar masjid-masjid di tingkat kelurahan, Polresta Malang Kota juga terus menjalankan agenda inklusif lainnya, seperti Subuh Keliling dan Minggu Kasih di gereja-gereja lokal, guna memupuk toleransi antarumat beragama dan menjaga keamanan seluruh wilayah Kota Malang. (Isp)