PASURUAN – Carut 3 Com.Nasib nahas tak dapat ditolak. Niat hati ingin mengais rezeki dengan mencari ikan, seorang pria asal Kabupaten Probolinggo justru harus meregang nyawa di perairan Dam Beji, Desa Karangkliwon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Insiden memilukan yang terjadi pada Selasa siang (02/12/2025) ini sontak mengegerkan warga sekitar. Korban diketahui tewas akibat tersengat aliran listrik dari alat setrum ikan (soket) miliknya sendiri yang sedang mengalami gangguan teknis.
Identitas Korban dan Kronologi Awal
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban teridentifikasi bernama Asan, seorang warga yang berdomisili di Dusun Sumbersari, Desa Sumberkledung, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.
Peristiwa bermula ketika Asan berangkat bersama rekannya, Sahlahudin, menuju lokasi kejadian. Mereka tiba di Dam Beji sekitar pukul 07.30 WIB. Keduanya memang telah mempersiapkan diri untuk mencari ikan menggunakan metode penyetruman, sebuah metode yang umum namun berisiko tinggi dilakukan oleh pencari ikan tradisional.
Detik-Detik Insiden Menegangkan
Suasana yang awalnya tenang berubah menjadi kepanikan tak lama setelah mereka memulai aktivitasnya. Alat setrum yang digunakan oleh Asan tiba-tiba mengalami kendala teknis dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Tanpa menyadari bahaya fatal yang mengintai, Asan berupaya memperbaiki perangkat tersebut di tempat.
“Diduga kuat, saat korban berusaha mengutak-atik alat tersebut, arus listrik masih dalam keadaan aktif atau menyala,” ungkap saksi mata di sekitar lokasi.
Akibatnya fatal. Asan langsung tersengat aliran listrik tegangan tinggi dari alatnya sendiri. Tubuhnya kejang sebelum akhirnya terkulai lemas dan tenggelam ke dalam air.
Rekan Korban Tak Kuasa Menolong
Melihat rekannya meregang nyawa di depan mata, Sahlahudin dilanda kepanikan luar biasa. Namun, situasi dilematis memaksanya untuk tidak bisa berbuat banyak. Ia tidak berani langsung terjun menolong atau menyentuh tubuh korban karena menyadari aliran listrik dari alat setrum tersebut masih aktif dan menyebar di air.
Ketakutan akan ikut menjadi korban sengatan listrik membuat Sahlahudin hanya bisa berteriak meminta pertolongan warga sekitar sembari menunggu aliran listrik terputus.
Bahaya Penggunaan Setrum Ikan
Kejadian di Dam Beji ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya para pencari ikan, mengenai bahaya penggunaan alat setrum rakitan. Selain merusak ekosistem karena membunuh bibit ikan kecil, metode ini memiliki risiko keselamatan kerja yang sangat tinggi (K3) karena seringkali alat yang digunakan tidak memiliki standar keamanan isolasi listrik yang memadai.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban telah dievakuasi dan pihak berwenang setempat sedang melakukan penanganan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Keluarga korban di Tegalsiwalan pun kini tengah bersiap menyambut kedatangan jenazah dengan duka mendalam.(Red)