Lumajang. Carut3.Com.-Sebanyak 31 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Lumajang yang memasuki masa purna tugas mulai 1 September 2026 menerima penghargaan dan tali asih dari Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Lumajang.
Momentum tersebut bukan hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga pengingat pentingnya menjaga kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
Penyerahan penghargaan berlangsung dalam Upacara Korpri di Halaman Kantor Bupati Lumajang. Senin 24/8/2026.
Dari 31 penerima, sebanyak 18 PNS telah mengabdi lebih dari 30 tahun, sedangkan 13 lainnya memiliki masa pengabdian lebih dari 20 tahun.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Agus Triyono mengatakan, puluhan tahun pengabdian merupakan perjalanan panjang yang memberikan banyak pengalaman dalam menjalankan pemerintahan dan melayani masyarakat.
“Dedikasi merupakan aset terbesar dari sebuah pengabdian. Puluhan tahun pengabdian ini adalah bukti kesetiaan dan ketulusan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Lumajang,” katanya.
Pengalaman panjang para ASN tersebut merupakan bagian dari perjalanan pelayanan publik di Kabupaten Lumajang.
Pengetahuan dan pengalaman yang telah mereka bangun selama bertugas menjadi pembelajaran bagi aparatur yang masih aktif agar pelayanan kepada warga terus meningkat.
Agus Triyono menegaskan bahwa pensiun bukan berarti berhentinya pengabdian.
Purna tugas merupakan peralihan dari pengabdian formal sebagai aparatur menuju bentuk kontribusi yang lebih luas di tengah masyarakat.
“Penghargaan dan tali asih yang diserahkan hari ini tentu tidak akan pernah sebanding dengan besarnya jasa yang telah Bapak dan Ibu berikan.
Namun, terimalah ini sebagai wujud rasa cinta, ikatan batin, dan penghormatan setinggi-tingginya dari keluarga besar Korpri Kabupaten Lumajang,” tutur Agus.
Bagi ASN yang masih aktif, momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap tugas yang dijalankan akan menjadi bagian dari perjalanan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, Agus mengajak aparatur meneruskan estafet pengabdian dengan meningkatkan kinerja yang adaptif, berintegritas, dan penuh inovasi.
Pesan tersebut penting bagi masyarakat karena kualitas pelayanan pemerintah sangat dipengaruhi oleh kemampuan aparatur memahami kebutuhan warga dan menyesuaikan pelayanan dengan perkembangan zaman.
Pelayanan publik yang baik tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian administrasi, tetapi juga menyangkut kemudahan, kecepatan, kepastian, dan sikap aparatur ketika membantu masyarakat.
Dengan demikian, pengalaman ASN yang memasuki masa purna tugas dapat menjadi bahan pembelajaran bagi generasi aparatur berikutnya untuk mempertahankan hal-hal baik sekaligus memperbaiki kekurangan dalam pelayanan.
Agus Triyono juga menyampaikan terima kasih atas seluruh dedikasi para PNS yang memasuki masa purna tugas serta mendoakan agar mereka menjalani masa pensiun dengan sehat dan bahagia.
“Kami berdoa semoga Bapak dan Ibu senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan di masa purna tugas bersama keluarga tercinta,” pungkasnya.
Bagi masyarakat, penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan publik dibangun melalui proses panjang dan kerja banyak orang.
Estafet tersebut kini diteruskan kepada aparatur yang masih aktif untuk menghadirkan pelayanan yang semakin mudah, responsif, berintegritas, dan benar-benar menjawab kebutuhan warga,” Pungkasnya.(SPR)