Pria Lanjut Usia di Malang Tewas Tertabrak Kereta, CCTV Rekam Aksi Akhiri Hidup

IMG-20260722-WA0009

MALANG, Carut3.com – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Arjuna Express di perlintasan Jl. Sembilang, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (22/7/2026) pagi. Dari hasil rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian, korban diduga kuat sengaja mengakhiri hidupnya dengan merebahkan diri di atas rel saat kereta melintas.

Korban diidentifikasi bernama Gunawan Sujatmiko (77), warga Jl. Sembilang VII, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui sekitar pukul 05.38 WIB di KM 43800/900. Menurut keterangan saksi mata yang merupakan penjaga palang pintu perlintasan, Andreas (32), ia menerima informasi dari seorang warga mengenai adanya kecelakaan di dekat perlintasan kereta api bawah flyover.

Saksi Andreas bersama saksi lainnya, Wahyu Tri Purniawan (47), langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan laporan tersebut. Di lokasi, kedua saksi menemukan tubuh korban sudah tergeletak di sisi timur rel kereta api dalam keadaan tidak bernyawa akibat hantaman keras Kereta Api Arjuna Express 66F rute Malang–Surabaya.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera menghubungi pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Blimbing untuk tindakan lebih lanjut.

Hasil Olah TKP dan Evakuasi

Tak lama setelah menerima laporan, tim gabungan dari Kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas yang diterjunkan ke TKP meliputi:

  • Pawas dan Piket Patroli Polsek Blimbing

  • Piket SPKT dan Reskrim Polsek Blimbing

  • Piket Inafis/Identifikasi Polresta Malang Kota

  • Tim Evakuasi beserta 1 unit ambulans

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan dan penelusuran bukti, petugas menemukan rekaman CCTV di sekitar TKP. Rekaman tersebut memperlihatkan detik-detik korban sengaja berbaring di atas rel sesaat sebelum Kereta Api Arjuna Express yang dikemudikan Masinis Bryan Sangga Bahtera dan Asisten Masinis Suryadi Nugroho melintas.

“Berdasarkan rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian, korban secara sengaja menidurkan diri di atas rel kereta api saat armada kereta mendekat,” ujar petugas kepolisian di lokasi.

Jenazah korban telah dievakuasi oleh tim relawan menggunakan ambulans dan dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk dilakukan proses visum et repertum. Saat ini, pihak kepolisian telah menyusun Laporan Penugasan (Lapga), mengurus surat pengantar visum, dan melaporkan kejadian ini kepada pimpinan untuk penanganan perkara lebih lanjut. (Isp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *