MALANG KOTA, Carut3.com – Halaman Mapolresta Malang Kota mendadak dipenuhi nuansa kehangatan pada Jumat pagi (3/7/2026). Ratusan warga berkumpul untuk mengikuti agenda Pemeriksaan Kesehatan dan Makan Bersama Gratis yang diinisiasi oleh Polresta Malang Kota.
Di tengah kerumunan warga, sosok Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Ny. Ujik Putu Kholis, menjadi pusat perhatian. Dengan pembawaannya yang ramah dan bersahaja, ia membaur bersama masyarakat tanpa menciptakan sekat sosial.
Sentuhan Dialogis dan Penuh Empati
Tak sekadar mendampingi sang suami, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana, Ny. Ujik bersama jajaran anggota Bhayangkari aktif bergerak menyambangi warga. Ia mendatangi satu per satu warga yang sedang mengantre makanan, mengajak mengobrol peserta cek kesehatan, hingga menemani para lansia yang sedang sarapan.
Bagi Ny. Ujik, pelayanan terbaik berakar dari kepedulian pada hal-hal kecil yang mampu memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi sesama.
“Kami ingin masyarakat merasa diterima sebagai bagian dari keluarga. Lansia memiliki tempat yang istimewa di hati kami, dan silaturahmi seperti ini menjadi jembatan untuk membangun kedekatan yang tulus,” ujar Ny. Ujik Putu Kholis, Jumat (3/7/2026).
Momen emosional sempat terekam saat Ny. Ujik memilih spontan berjongkok di depan dua wanita lansia yang sedang makan. Sembari mengumbar senyum, ia menyodorkan air minum dan mengajak mereka berbincang akrab—sebuah gestur sederhana yang menghapus statusnya sebagai istri orang nomor satu di Kepolisian Malang Kota.

Merajut Keberagaman Bersama Komunitas Tionghoa
Tidak hanya berfokus pada lansia secara umum, Ny. Ujik juga menyempatkan diri menyapa komunitas lansia Tionghoa yang kebetulan rutin menggelar senam pagi di area Polresta Malang Kota. Obrolan santai yang diselingi tawa renyah mempertegas kuatnya hubungan emosional yang telah lama terjalin antara Bhayangkari, Polri, dan masyarakat lintas suku serta budaya.
Kehadiran aktif Ketua Bhayangkari ini mempertegas peran nyata organisasi istri polisi tersebut dalam menyokong berbagai aksi kemanusiaan dan program sosial Polresta Malang Kota.
-
Fokus Kemanusiaan: Menjadikan perhatian kepada lansia sebagai prioritas karena mereka membutuhkan ruang untuk didengar dan dihargai.
-
Dukungan Penuh: Bhayangkari berkomitmen terus mengawal program sosial kepolisian sebagai wujud nyata pengabdian.
-
Komunikasi Dua Arah: Menggunakan momen makan gratis untuk mempererat komunikasi antara institusi dan warga.
Hingga penghujung acara, Ny. Ujik terus bergerak menyapa warga di stan-stan makanan sambil menanyakan kondisi kesehatan mereka. Kedekatan tanpa jarak ini mendapat respons emosional yang hangat dari warga, yang bergantian mengajak berfoto bersama dan mengobrol santai. Aksi nyata ini membuktikan bahwa pelayanan institusi Polri tidak melulu soal penegakan hukum, melainkan juga tentang sentuhan humanis dari keluarga besarnya. (Isp)