Malang, Carut3.com – Peringatan World Cleanup Day (WCD) 2026 di Kota Malang berlangsung meriah dan penuh aksi nyata. Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Perumda Air Minum Tugu Tirta, dan Dinas PU menggelar aksi kebersihan lingkungan serta penghijauan di kawasan Sungai Metro, Clumprit, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru.
Aksi gotong royong yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini berhasil mengumpulkan sekitar 300 relawan dari berbagai elemen. Petugas pemerintah, personel kepolisian, pelaku dunia usaha, hingga warga sekitar bahu-membahu menyisir bantaran sungai demi menciptakan lingkungan yang asri dan bebas dari sampah.
Kehadiran Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo P.S., menjadi dorongan semangat tersendiri bagi para peserta. Keduanya turun langsung ke lapangan untuk memungut sampah serta memimpin gerakan penanaman pohon di area konservasi air.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu Hidayat menekankan bahwa momentum World Cleanup Day bukan sekadar agenda tahunan untuk memungut sampah, melainkan ajang untuk menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem alam secara berkelanjutan.
Menurut Wahyu, membiasakan pola hidup bersih merupakan tanggung jawab bersama yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap gerakan ini dapat membentuk budaya baru di masyarakat Malang agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Selain fokus membersihkan aliran Sungai Metro, agenda ini juga diisi dengan penanaman pohon di sekitar sumber air Kelurahan Merjosari. Langkah ini diambil untuk mengamankan aset area resapan air yang dikelola oleh Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, sekaligus menjaga kualitas cadangan air bersih bagi warga.
Suasana kebersamaan kian terasa ketika Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo P.S., tampil santai mengenakan kaus olahraga kuning, celana hitam, serta sepatu bot. Bersama jajaran Polresta Malang Kota dan Polsek Lowokwaru, Danang tanpa ragu masuk ke area sungai untuk mengangkut sampah dan menanam bibit pohon.
Kombes Pol Danang menyampaikan bahwa keterlibatan pihak kepolisian merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung gerakan kepedulian lingkungan dan mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di aliran sungai, serta mengimbau agar kepedulian terhadap lingkungan terus dijaga secara konsisten tanpa harus menunggu adanya momen peringatan tertentu.
Aksi bersih Sungai Metro ini membuktikan bahwa sinergi lintas sektor—antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan warga—menjadi kunci utama dalam mewujudkan Kota Malang yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan. (Isp)