MALANG, Carut3.com – Aksi nekat seorang wanita berinisial MYP (27) berakhir di tangan polisi. Warga Sukun, Kota Malang ini ditangkap setelah membobol Swalayan Sardo di Jalan Gajayana, Lowokwaru, pada Minggu (19/7/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku bahkan sempat terjatuh dari lantai tiga bangunan saat mencoba melarikan diri.
Satreskrim Polresta Malang Kota bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga dan pihak keamanan swalayan. Pelaku berhasil diamankan di lokasi kejadian bersama barang bukti uang tunai puluhan juta rupiah.

Kronologi Penangkapan dan Barang Bukti
Kasus ini dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, mewakili Kasatreskrim Kompol Rahmad Aji Prabowo.
“Benar, seorang tersangka wanita diduga melakukan pencurian dengan pemberatan di swalayan kawasan Lowokwaru. Saat ini yang bersangkutan bersama barang bukti sudah diamankan untuk penyidikan lebih lanjut,” ujar Ipda Lukman.
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh karyawan swalayan bernama Didik (driver) yang langsung menghubungi rekannya, Mustofa Irfan (41). Saat Mustofa tiba di lokasi, pelaku sudah dikepung oleh polisi, satpam, dan warga di pos keamanan.
Dari tangan pelaku, polisi menyita:
-
Uang tunai senilai Rp48.409.100.
-
Satu tas ransel warna ungu muda.
Saat berupaya kabur dari lantai tiga swalayan, pelaku beserta tas berisi uang curian tersebut terjatuh dan menimpa atap rumah warga yang berada tepat di samping toko.
Modus dan Imbauan Kepolisian
Berdasarkan interogasi awal, MYP mengakui bahwa uang senilai Rp48,4 juta itu ia gasak dari laci meja yang berada di lantai dua Swalayan Sardo. Polisi saat ini masih mendalami cara pelaku menyusup ke dalam gedung serta motif di balik aksi nekatnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
Pihak Polresta Malang Kota juga mengapresiasi respons cepat dari satpam dan warga sekitar yang membantu menangkap pelaku. Kepolisian mengimbau para pemilik usaha di Malang untuk memperketat sistem keamanan mereka, seperti mengoptimalkan CCTV dan memastikan penyimpanan uang serta barang berharga terkunci dengan aman guna mencegah aksi kriminalitas serupa. (Isp)