Pelepasan Kontingen Muktamar NU Kota Malang

IMG-20260827-WA0001

Malang, Carut3.com – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melepas secara resmi keberangkatan kontingen peserta dan peninjau asal Kota Malang yang akan berlaga di ajang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU). Seremoni pelepasan ini diselenggarakan untuk memberikan dorongan semangat sekaligus memastikan kesiapan seluruh delegasi nahdliyin sebelum bertolak menuju gelaran tingkat nasional tersebut.

Acara pelepasan berlangsung khidmat di salah satu titik kumpul strategis Kota Malang. Turut hadir mendampingi Wali Kota, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Danang Setyo Pambudi serta Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), yang menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan institusi pendidikan berbasis Islam dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat.

Beberapa sorotan utama dalam agenda pemberangkatan ini meliputi:

  • Pelepasan dan Kesiapan Armada: Seluruh rombongan utusan dan peninjau dihimpun secara terpadu agar proses pemberangkatan berjalan lebih efisien. Pemerintah dan pihak terkait menyiagakan armada transportasi khusus guna menjamin kenyamanan seluruh peserta sepanjang perjalanan.

  • Apresiasi dan Harapan Wali Kota: Wahyu Hidayat memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran NU Kota Malang atas kontribusi nyatanya bagi pembangunan daerah. Ia berpesan agar para utusan dapat menjaga nama baik Kota Malang, menjalin silaturahmi yang erat, serta aktif mengawal gagasan demi kemajuan umat di arena Muktamar.

  • Skema Pengamanan Jalur: Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Danang Setyo Pambudi, mengonfirmasi bahwa jajarannya telah menyiagakan personel pengawalan lalu lintas. Langkah ini diambil untuk memastikan iring-iringan kendaraan rombongan dapat melintasi jalan raya dengan aman, tertib, dan lancar hingga keluar wilayah Kota Malang.

  • Komitmen Akademis Unisma: Rektor Unisma menegaskan keberpihakan perguruan tinggi tersebut dalam menyukseskan agenda Nahdlatul Ulama. Sebagai kampus berbasis ke-NU-an, Unisma tidak hanya memberikan bantuan fasilitas penunjang, tetapi juga mendorong peran aktif civitas akademikanya untuk berkontribusi secara intelektual dalam momentum Muktamar.

(Isp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *