LUMAJANG .Carut3.Com.– Suasana malam di Desa Jatigono, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, tetap mendapat perhatian dari kepolisian.
Anggota Polsek Kunir menyambangi pos keamanan lingkungan (pos kamling) untuk memastikan kegiatan ronda warga berjalan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Patroli tersebut berlangsung pada Jumat (4/9/2026) malam. Selain menyambangi pos kamling, petugas juga melakukan patroli untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Saat berada di pos kamling, polisi berdialog dengan warga yang sedang melaksanakan ronda malam. Petugas menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama agar warga tidak lengah ketika menjaga lingkungan.
Warga juga diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas atau orang yang mencurigakan di sekitar permukiman.
Kapolsek Kunir Iptu Muljoko mengatakan, keberadaan pos kamling memiliki peran penting dalam membantu menjaga keamanan lingkungan.
Menurut dia, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat.
“Warga kami imbau untuk tetap aktif melaksanakan ronda malam dan tidak mudah lengah. Kewaspadaan bersama menjadi salah satu langkah untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” ujar Muljoko.
Ia menjelaskan, patroli sambang pos kamling juga menjadi sarana bagi polisi untuk mendengar langsung kondisi keamanan di tengah masyarakat.
Dengan hadirnya petugas di tengah warga, komunikasi antara polisi dan masyarakat diharapkan semakin terjalin.
“Patroli ini sekaligus untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” katanya.
Di sisi lain, patroli antisipasi 3C dilakukan dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.
Petugas memantau situasi jalan maupun kawasan permukiman, terutama pada malam hari ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.
Muljoko menegaskan, kegiatan patroli akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah pencegahan.
“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi kejadian. Upaya pencegahan dan kehadiran polisi di lapangan terus kami tingkatkan,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga lingkungan, termasuk memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman serta tidak meninggalkan rumah dalam kondisi yang mudah dimanfaatkan pelaku kejahatan.
“Kalau ada sesuatu yang mencurigakan, segera sampaikan kepada petugas. Dengan komunikasi yang cepat antara masyarakat dan kepolisian, potensi gangguan kamtibmas bisa segera diantisipasi,” pungkasnya.(SPR)