Polresta Malang Kota dan Ojol Doa Bersama di Maulid Nabi 1448 H

IMG-20260829-WA0015

Malang, Carut3.com – Suasana khusyuk dan penuh kehangatan melembutkan sore di Masjid Baiturrahman, Polresta Malang Kota, Jumat (28/8/2026). Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, jajaran kepolisian merajut kebersamaan dengan menggandeng puluhan pengemudi ojek online (ojol) dan puluhan anak yatim untuk beribadah sekaligus menggelar doa bersama. Acara ini bukan sekadar seremoni keagamaan biasa, melainkan momentum emosional untuk mempererat kemitraan masyarakat serta mengenang tepat satu tahun wafatnya salah satu rekan pengemudi, Affan Kurniawan.

Sebanyak 100 peserta memadati area masjid sejak pukul 15.25 WIB hingga penutupan pukul 16.40 WIB. Di antara para jamaah, tampak hadir 50 perwakilan driver ojol dari berbagai komunitas se-Kota Malang dan 27 anak yatim dari Panti Asuhan Al Fatih. Jajaran pejabat Polresta Malang Kota dipimpin langsung oleh Kapolresta Kombes Pol Danang Setyo P.S. bersama Ketua Bhayangkari Cabang. Turut hadir Pengasuh Pondok Pesantren Darul Faqih Malang, Dr. KH. Faris Khoirul Anam, yang memandu jalannya tausiah spiritual.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin dan lantunan sholawat yang mengalun syahdu. Dalam sambutannya, Kombes Pol Danang Setyo P.S. menekankan pentingnya menjadikan figur Rasulullah SAW sebagai cermin utama dalam bersikap dan menjalankan amanah sehari-hari.

“Peringatan Maulid Nabi adalah sarana untuk memperkuat keimanan serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. Melalui doa bersama ini, kita memohon petunjuk, kekuatan, kemudahan, dan keselamatan bagi seluruh personel maupun rekan-rekan driver ojol yang setiap hari bekerja keras di jalanan,” tutur Kombes Pol Danang.

Kehadiran para pengemudi ojol menjadi simbol penting sinergi antara aparat keamanan dan elemen masyarakat yang beraktivitas intensif di ruang publik. Selain memperkuat aspek spiritual, pertemuan ini dimanfaatkan Polresta Malang Kota untuk membuka ruang dialog yang inklusif, humanis, dan harmonis. Refleksi doa mengenang almarhum Affan Kurniawan menjadi wujud empati mendalam serta kepedulian sosial kepolisian terhadap suka duka yang dihadapi komunitas pengemudi ojol di lapangan.

Dalam sesi tausiahnya, Dr. KH. Faris Khoirul Anam menyampaikan pesan mendalam mengenai nilai kemanfaatan profesi. Di tengah suasana bulan kemerdekaan, ia mengingatkan agar setiap individu menggunakan peran sosialnya untuk mendatangkan kebaikan bagi lingkungan sekitar.

“Apapun profesi dan status sosial yang kita miliki, niatkanlah sebagai sarana untuk memberi manfaat bagi sesama. Jauhi tindakan zalim, tingkatkan pemahaman atas kebenaran, serta pupuk empati sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” urai KH Faris. Beliau juga mengajak seluruh jamaah untuk berani menegakkan kebaikan dengan cara santun serta terus memperluas wawasan agar bijak memilah mana yang benar dan salah.

Ia meyakini, hubungan baik antara pengemudi ojol dan aparat kepolisian akan bermuara pada lingkungan yang jauh lebih aman. Para driver ojol yang tersebar di berbagai sudut jalan dapat berperan aktif sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Rangkaian acara ditutup dengan pemanjatan doa keselamatan bersama, penyerahan santunan kepada 27 anak yatim Panti Asuhan Al Fatih, serta pembagian bingkisan kebersamaan bagi perwakilan driver ojol. Senyum gembira dan jabat tangan hangat yang mengakhiri kegiatan sore itu menjadi gambaran nyata dari semangat kolaborasi, solidaritas, dan rasa persaudaraan demi mewujudkan Kota Malang yang aman, damai, dan kondusif. (Isp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *