Polresta Malang Kota Dukung Ketahanan Pangan Lewat Panen Jagung di Lowokwaru

IMG-20260902-WA0016

Malang, Carut3.com – Polresta Malang Kota terus konsisten mengawal program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung di sektor pertanian lokal. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Lowokwaru, Aipda Bintoro, yang mendampingi warga dan pengurus Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in dalam proses panen hingga pengupasan hasil pertanian di Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kegiatan panen yang berlangsung di lahan seluas 700 meter persegi di Jalan Atletik tersebut mencatatkan hasil produktivitas yang cukup memuaskan, yakni mencapai sekitar 8 kuintal jagung pipil varietas Pertiwi 6.

Ringkasan Kegiatan Panen Jagung Tasikmadu

  • Lokasi Lahan: Jalan Atletik, Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang

  • Pengelola Lahan: Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in

  • Total Hasil Panen: 8 Kuintal Jagung Pipil

  • Varietas Tanaman: Pertiwi 6

  • Luas Lahan: 700 Meter Persegi

  • Pihak Terlibat: Aipda Bintoro (Polsek Lowokwaru), Eko (Ketua RW 04), dan warga setempat

Pendampingan Pertanian Berkelanjutan di Wilayah Urban

Kehadiran anggota kepolisian dalam sektor pertanian ini tidak hanya terbatas pada masa panen semata. Pendampingan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mulai dari penyiapan masa tanam, pemeliharaan tanaman, hingga pengelolaan pascapanen.

Pendampingan intensif ini bertujuan untuk mendorong para petani dan masyarakat sekitar agar lebih optimal dalam memanfaatkan lahan produktif di area perkotaan. Potensi panen 8 kuintal dari lahan 700 meter persegi ini menjadi bukti konkret bahwa kawasan suburban seperti Tasikmadu memiliki peluang besar dalam pengembangan komoditas pangan utama.

Dorong Swasembada Pangan Skala Rumah Tangga

Selain mendampingi panen komoditas utama, Aipda Bintoro memanfaatkan momen bergotong royong tersebut untuk mengajak masyarakat menerapkan konsep swasembada pangan mandiri di pekarangan rumah masing-masing.

Pemanfaatan lahan sempit dengan media tanam sederhana dinilai sangat efektif untuk menopang kebutuhan harian warga tanpa harus selalu bergantung pada pasar.

“Dengan swasembada tanaman sayur di sekitar rumah, hasil tanam seperti sawi, kangkung, bayam, cabai, hingga seledri bisa ditanam di media polybag dan dipetik kapan saja saat dibutuhkan,” ujar Aipda Bintoro.

Kolaborasi Strategis Sektor Keagamaan dan Kepolisian

Aksi gotong royong ini memperkuat sinergi antara kepolisian, warga pemukiman, dan lembaga pendidikan keagamaan. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan pangan tangguh dari tingkat kelurahan.

Melalui program pendampingan yang berkelanjutan ini, Polresta Malang Kota berharap produktivitas dan kreativitas pertanian warga dapat terus meningkat demi mewujudkan kemandirian pangan daerah. (Isp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *