MALANG, Carut3.com– Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Blimbing, Polresta Malang Kota, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Langkah ini dibuktikan lewat aksi turun langsung ke lahan pertanian untuk mendampingi kelompok tani lokal.
Dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Blimbing, Ipda Budi Hartono, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Purwantoro, Aiptu Pudji Laksono, pihak kepolisian ikut serta dalam agenda panen jagung Kwartal II. Kegiatan ini dilakukan bersama Kelompok Tani (Poktan) Tani Asri di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Ipda Budi Hartono menjelaskan bahwa keterlibatan kepolisian di sektor pertanian merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas sosial sekaligus memperkuat kemandirian pangan di tingkat kelurahan.
“Kami rutin melakukan pemantauan dan pendampingan aktivitas pertanian di wilayah Blimbing. Selain menyukseskan ketahanan pangan, langkah ini efektif membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Ipda Budi.
Optimalkan Lahan, Dongkrak Ekonomi Petani

Dalam program ini, sebanyak enam anggota Poktan Tani Asri mengelola lahan produktif seluas 1.000 meter persegi. Mereka menanam bibit jagung hibrida unggulan varietas Kuda Terbang tongkol dua. Proses produksi tersebut menghabiskan sekitar 4 kilogram benih serta disokong oleh 2 kuintal pupuk jenis Ponska dan Urea.
Upaya konsisten ini membuahkan hasil memuaskan. Pada panen Kwartal II kali ini, para petani sukses mengantongi sekitar 500 kilogram jagung kering.
Aiptu Pudji Laksono, selaku Bhabinkamtibmas Purwantoro sekaligus penggerak di lapangan, menambahkan bahwa hasil panen ini akan langsung diserap oleh pasar.
-
Total Hasil Panen: ± 500 kg jagung kering
-
Estimasi Harga Jual: Rp7.000 per kilogram
-
Target Pasar: Pasar tradisional dan tengkulak lokal
“Hasil penjualan ini diharapkan bisa langsung mendongkrak kesejahteraan ekonomi para anggota kelompok tani,” tutur Aiptu Pudji.
Ia juga menegaskan bahwa peran Polri saat ini tidak hanya terbatas pada sektor keamanan, melainkan juga harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan masyarakat. Melalui ketahanan pangan yang solid di level komunitas, stabilitas kamtibmas di Kota Malang pun diyakini akan semakin terjaga erat. (Isp)