Geliat Ekonomi Lokal Pasar Ramadan Lumajang 2026 Resmi Dibuka di Alun-Alun

IMG_20260303_135306

Lumajang – Carut 3 Com.Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menghadirkan Pasar Ramadan 2026. Bertempat di jantung kota, yakni Alun-Alun Lumajang, perhelatan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari penuh, mulai dari tanggal 3 hingga 7 Maret 2026.

Acara tahunan ini bukan sekadar rutinitas musiman, melainkan strategi besar Pemkab Lumajang dalam mendorong pemberdayaan UMKM dan memperkuat ekosistem industri kreatif lokal.

Lebih dari Sekadar Tempat Berburu Takjil

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Lumajang, Muhammad Ridha, menegaskan bahwa visi tahun ini adalah “naik kelas”. Pasar Ramadan diposisikan sebagai panggung bagi para pelaku usaha untuk memamerkan kualitas produk asli Lumajang kepada khalayak yang lebih luas.

“Kami ingin memberikan ruang bagi para pelaku usaha untuk berkembang, sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Idulfitri,” ungkap Ridha pada Selasa (3/3/2026).

Selain transaksi jual-beli, Diskopindag juga menyisipkan elemen edukasi bisnis. Para pelaku UMKM akan mendapatkan pendampingan mengenai:

Strategi Pemasaran Digital: Cara menjangkau konsumen di era modern.

Manajemen Usaha: Pengelolaan keuangan dan stok yang lebih profesional.

Peningkatan Kualitas Produk: Standarisasi kemasan dan higienitas untuk daya saing yang lebih tinggi.

Agenda Peresmian dan Daya Tarik Acara

Pasar Ramadan 2026 rencananya akan dibuka secara resmi oleh pasangan pimpinan daerah, Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma. Upacara pembukaan dijadwalkan pada Kamis sore (mengingat adanya penyesuaian jadwal pembukaan resmi) untuk menyambut antusiasme warga yang melakukan tradisi ngabuburit.

Apa saja yang bisa ditemukan di Pasar Ramadan Lumajang?

Kuliner Khas: Mulai dari jajanan tradisional hingga inovasi panganan modern untuk berbuka puasa.

Fashion & Craft: Produk konveksi lokal dan kerajinan tangan (handicraft) berkualitas ekspor.

Hiburan Rakyat: Pertunjukan seni yang kental dengan nuansa Islami.

Kegiatan Sosial: Berbagai agenda keagamaan yang dirancang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Mendorong Solidaritas Ekonomi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Lumajang optimis bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat akan menciptakan efek domino yang positif bagi perekonomian daerah. Dengan membeli produk lokal di Pasar Ramadan, masyarakat secara langsung berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi berbasis komunitas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan. Ini adalah momen kita bersama untuk memperkuat solidaritas sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal,” tutup Sri.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *