LUMAJANG .Carut3.Com.— Sebuah perjalanan panjang penuh makna telah dilalui. Graha Sastra, Seni dan Budaya (Gatra) Lumajang genap berusia 9 tahun pada Rabu (8/10/2026).
Berdiri sejak 8 Oktober 2017, Gatra hadir bukan sekadar sebagai nama, melainkan rumah yang menaungi kata, seni, dan keindahan budaya di tanah Lumajang — sekaligus wadah yang menyatukan kreativitas dengan kepedulian sosial.
Berdiri di bawah kepemimpinan Ketua Gatra Lumajang Farida Susant, komunitas ini terus melangkah membawa semangat pencerahan dan kebersamaan. Selama sembilan tahun perjalanan, jejak langkahnya terukir nyata lewat beragam kegiatan yang menyentuh masyarakat luas.
Karya yang Terus Mengalir.
Setiap tahun, Gatra rutin menggelar Lomba Cipta Baca Puisi tingkat Kabupaten Lumajang — panggung yang melahirkan dan menumbuhkan bibit-bibit sastra daerah.
Tak hanya berkarya di bidang seni, Gatra juga hadir melayani lewat kegiatan sosial: mengadakan Pasar Super Murah sebagai wujud kepedulian tulus terhadap warga, serta menghadirkan pertunjukan seni yang mempertemukan budaya dengan masyarakat.
Setiap bulan, suara Gatra terkirim ke telinga masyarakat lewat gelombang Radio Suara Lumajang dalam program On Air Bersama Gatra yang berdurasi satu jam. Silaturahmi antar anggota pun dijaga tetap erat, menjaga ikatan persaudaraan sebagai fondasi utama komunitas.
Jangkauan Gatra tak berhenti di perbatasan daerah. Komunitas ini tampil di panggung luar kota, berkeliling menyambung persaudaraan dengan komunitas seni se-Nusantara, dan mewarnai berbagai perhelatan budaya di mana pun diundang.
Membina Generasi Penerus
Sejak tahun 2022, Gatra merintis dan membina Kelas Puisi dan Teater — ruang tempat bakat anak-anak Lumajang ditempa, suara-suara muda dilantunkan, dan jiwa seni tumbuh subur hingga hari ini.
Pendhak Songo: Semangat yang Tak Padam.
Kini memasuki usia ke-9 atau yang dikenal sebagai Pendhak Songo, Gatra Lumajang menegaskan makna keberadaannya: menyatukan lewat sastra, menginspirasi lewat budaya, dan melayani lewat kebaikan. Semangat itulah yang dijunjung tinggi, menjadi kompas arah bagi seluruh anggota ke masa depan yang lebih berwarna.
Selamat ulang tahun ke-9, Gatra Lumajang. Tetap tegak, terus berkarya, dan senantiasa menjadi cahaya bagi tanah kelahiran kita.( SPR)