Malang, Carut3.com – Guna memperkuat kelestarian lingkungan sekaligus memastikan ketersediaan pasokan air bersih bagi warga, sebanyak 100 personel gabungan menggelar aksi Susur Sungai Bango 2026. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan SPAM Bango, Jalan Simpang Sulfat Utara ini menjadi langkah strategis lintas instansi dalam merawat ekosistem perairan lokal.
Penyusuran aliran sungai melintasi rute penting, dimulai dari Perum Jasa Tirta 1 SPAM Bango, menyisir wilayah Kali Sari Mangliawan yang menjadi perbatasan antara Kabupaten dan Kota Malang, hingga berakhir di area Jembatan Jalan Ranugrati Sawojajar. Unsur yang terlibat mencakup Kepolisian, TNI, Pemerintah Daerah, pengelola sumber daya air, BPBD, PMI, serta berbagai relawan.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS menegaskan bahwa aksi turun ke lapangan ini bukan sekadar agenda pembersihan rutin, melainkan bentuk kewaspadaan dini dalam mengantisipasi masuknya musim penghujan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk menjaga sumber air dan kebersihan sungai, sekaligus mendukung kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.”
Beberapa poin penting dari pelaksanaan Susur Sungai Bango 2026 meliputi:
-
Pencegahan Banjir: Pengawasan difokuskan pada penumpukan sampah yang kerap menyumbat aliran air saat debit dan curah hujan meningkat.
-
Edukasi Masyarakat: Polresta Malang Kota memanfaatkan jaringan Bhabinkamtibmas untuk memasang spanduk larangan membuang sampah serta mengedukasi warga bantaran sungai.
-
Sinergi Wilayah: Penanganan difokuskan pada aliran Sungai Brantas dan anak fungsinya yang melintasi wilayah Batu, Kabupaten Malang, hingga Kota Malang.
-
Pemeriksaan Infrastruktur: Pengecekan langsung dilakukan di area DAM pengatur pembagian air guna memastikan fasilitas SPAM Bango beroperasi secara optimal.
Kepala Sub Divisi PSDA Brantas 1, Arief Satria Marsudi, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, SPAM Bango memegang peranan vital sebagai salah satu tulang punggung penyedia air minum bagi warga Kota Malang, sehingga kebersihan hulu hingga hilirnya wajib dijaga bersama.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Danramil Blimbing, Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta, perwakilan Lanal Malang, hingga personel BPBD dan PMI. Melalui kolaborasi ini, seluruh instansi berkomitmen menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan demi menjamin kualitas pelayanan air minum dan keselamatan warga dari ancaman bencana hidrometeorologi. (Isp)