Lumajang .Carut3.Com.- Anggota Polsek Randuagung, Polres Lumajang, melakukan pengamanan dan pemantauan aksi reklaiming lanjutan yang dilakukan kelompok petani di lahan HGU PT Kalijeruk Baru, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Selasa (29/9/2026).
Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antara massa Kelompok Petani Kalijeruk Gunung Lemongan (KPK GL) dan Serikat Tani Lumajang (STL) dengan pihak perusahaan.
Kapolsek Randuagung Iptu Edi Kuswanto memimpin langsung kegiatan tersebut bersama tujuh anggota. Polisi melakukan patroli dan pemantauan di kawasan Afdeling Kalibanter, Dusun Kalibanter, Desa Kalipenggung, yang menjadi salah satu lokasi kegiatan reklaiming.
Berdasarkan pemantauan polisi, sekitar 100 orang dari sejumlah desa di wilayah Randuagung, Klakah, hingga Jember hadir dalam kegiatan tersebut. Massa kemudian melakukan pemasangan patok dan penanaman bibit pisang di areal lahan HGU PT Kalijeruk Baru.
“Kami melakukan pengamanan dan pemantauan untuk mencegah terjadinya gesekan antara kedua belah pihak. Kami juga mengimbau massa agar tetap menjaga keamanan dan tidak mudah terprovokasi,” kata Iptu Edi Kuswanto.
Menurutnya, kegiatan penanaman bibit pisang dan pemasangan patok tersebut merupakan bagian dari aksi reklaiming yang dilakukan kelompok petani sebagai bentuk protes terkait persoalan lahan HGU PT Kalijeruk Baru.
Kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 08.20 WIB. Setelah seluruh aktivitas selesai, massa berkumpul sebelum kemudian membubarkan diri.
Dalam kesempatan itu, polisi kembali menyampaikan imbauan agar kedua pihak menghormati upaya pemerintah daerah yang dijadwalkan menggelar audiensi pada Rabu (30/9/2026).
“Kami mengajak semua pihak menahan diri dan menghormati proses yang sedang dilakukan pemerintah. Jangan sampai persoalan ini berkembang menjadi konflik yang lebih luas,” ujar Edi.
Sebelumnya, dalam penyampaian kepada massa, koordinator aksi Munif menyebut pihaknya berharap aktivitas reklaiming dapat dihentikan apabila aktivitas penebangan tebu oleh pihak perusahaan juga dihentikan. Namun, apabila aktivitas penebangan tetap berlangsung, massa menyatakan akan melanjutkan kegiatan reklaiming.
Sementara itu, pihak PT Kalijeruk Baru belum memberikan tanggapan terkait kegiatan tersebut. Staf dan petugas keamanan perusahaan disebut masih menunggu instruksi dari direksi di Surabaya.
Polsek Randuagung juga menerima informasi mengenai adanya rencana audiensi antara pihak-pihak terkait dengan pemerintah daerah pada Rabu. Polisi mengantisipasi kemungkinan masih adanya aktivitas dari kedua pihak di kawasan lahan HGU.
“Kami akan terus melakukan patroli, penggalangan dan komunikasi dengan kedua pihak. Kami juga berkoordinasi dengan para tokoh masyarakat agar bersama-sama membantu menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” jelas Edi.
Pada kegiatan Selasa pagi, massa KPK GL dan STL akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 08.30 WIB dan kembali ke rumah masing-masing.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Polisi tetap melakukan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya benturan antara kelompok petani dan pihak perusahaan. (SPR)