Polresta Malang Kota Perkuat Jogo Sekolah Cegah Kenakalan Remaja

IMG-20261030-WA0038

Komitmen strategis ini ditegaskan langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo PS, dalam agenda tatap muka bersama Forum Komunikasi Jogo Sekolah yang dirangkaikan dengan Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah. Program inovatif ini merupakan pengejawantahan serta tindak lanjut dari gerakan Polisi Masuk Sekolah yang digagas oleh Kapolda Jawa Timur. Fokus utamanya adalah mewujudkan ekosistem dan lingkungan pendidikan yang kondusif, aman, dan tenteram melalui pendekatan deteksi dini, pembinaan berkala, pendampingan intensif, serta pencegahan sistematis terhadap berbagai dinamika persoalan anak dan remaja.

Dalam keterangannya pada Kamis (29/10/2026), Kombes Pol Danang Setiyo PS mengungkapkan bahwa Polresta Malang Kota pada dasarnya telah menjalin kerja sama secara berkesinambungan dengan dinas pendidikan, para kepala sekolah, guru, serta orang tua untuk menyelesaikan ragam tantangan perilaku remaja. Kendati demikian, ia menyoroti bahwa tantangan di era modern kini semakin kompleks dan beragam. Isu-isu krusial seperti aksi perundungan (bullying), bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, tawuran antar-pelajar, aksi balap liar yang membahayakan, hingga maraknya paparan judi online menjadi ancaman nyata yang membutuhkan respons cepat dan terpadu.

Untuk memastikan efektivitas pelaksanaannya di lapangan, pada fase percontohan ini, Polresta Malang Kota menempatkan satu orang perwira pengampu di masing-masing dari tujuh sekolah yang ditunjuk. Perwira tersebut akan bertindak sebagai pejabat penghubung (liaison officer) sekaligus koordinator utama yang menjembatani komunikasi antara pihak sekolah dan kepolisian. Danang menekankan pentingnya mengedepankan pendekatan berbasis edukasi, dialog yang konstruktif, serta perlindungan hak anak dalam proses pembinaan. Selain itu, para guru dan orang tua diimbau untuk lebih proaktif dalam memantau perkembangan karakter maupun aktivitas digital anak-anak mereka.

Langkah responsif kepolisian ini mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari pihak pemerintah daerah. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang-Batu, Dr. Hj. Hastini Ratna Dewi, M.Pd., menyatakan bahwa program Jogo Sekolah memiliki keselarasan yang sangat erat dengan kebijakan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN). Menurut Hastini, sinergi yang kokoh antara aparat penegak hukum dan satuan pendidikan merupakan kunci utama agar iklim belajar mengajar yang aman dapat terwujud secara berkelanjutan. Ia juga menyambut baik skema sosialisasi proaktif kepolisian yang masuk ke sekolah-sekolah melalui momentum upacara bendera dan sesi pembinaan karakter.

Selama sesi dialog interaktif, para kepala sekolah yang hadir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan riil di lapangan. Beberapa poin utama yang diusulkan antara lain perlunya pendampingan khusus dalam penanganan pelanggaran disiplin siswa, edukasi bahaya narkoba, tindakan tegas terhadap balap liar dan bullying, peningkatan frekuensi patroli di area rawan sekolah, serta pembentukan Satgas Jogo Sekolah internal di tiap-tiap sekolah sebagai mitra kerja langsung kepolisian.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan pelaksanaan Apel Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah yang diikuti oleh sekitar 60 peserta. Sesi ini dihadiri oleh jajaran pejabat Polresta Malang Kota, perwakilan Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, petugas Bhabinkamtibmas, serta perwakilan pelajar SMA. Dalam amanatnya, Kapolresta Malang Kota kembali mengingatkan pentingnya menjaga sekolah sebagai ruang yang suci untuk pembentukan karakter dan masa depan generasi penerus bangsa.

Melalui konsolidasi ini, Polresta Malang Kota menargetkan terbangunnya sebuah sistem deteksi dini dan pencegahan kenakalan remaja yang terstruktur, terkoordinasi, serta berkelanjutan di seluruh wilayah Kota Malang. (Isp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *