TNI-Polri Bersama Masyarakat Gotong Royong Tangani Dampak Longsor di Tamanayu

IMG-20261031-WA0092

Lumajang. Carut3.Com. – TNI-Polri bersama masyarakat bergerak melakukan penanganan pascabencana tanah longsor di RT 022 RW 008 Dusun Jonggrang, Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan difokuskan pada evakuasi korban, pembersihan material longsor, serta penanganan rumah warga yang terdampak.

Bati Tuud Koramil 0821-14/Pronojiwo, Peltu Danang Widiatmoko, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI-Polri bersama masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat dalam membantu warga menghadapi dampak bencana.

Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan tetap memperhatikan faktor keamanan di lokasi kejadian.

Setelah kondisi cuaca memungkinkan sekitar pukul 04.30 WIB, proses evakuasi berhasil menemukan dua korban, yakni Imron Rosadi (40) dan putrinya Hilya (9), dalam kondisi meninggal dunia akibat tertimbun material longsoran. Kedua jenazah kemudian dievakuasi ke rumah orang tua korban di Dusun Manggisan untuk proses pemulasaraan.

Usai proses evakuasi, TNI-Polri bersama masyarakat melanjutkan kegiatan dengan membersihkan material tanah dan bangunan yang menimbun rumah korban. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak kerusakan sekaligus membantu pemulihan kondisi lingkungan sekitar.

Selain rumah korban, longsor juga mengakibatkan kerusakan pada rumah milik Wardi (60), khususnya bagian dapur dan sebagian ruang tengah. Sementara pagar rumah milik Soleman yang berada di atas tebing turut runtuh dan menimpa rumah korban.

Peltu Danang Widiatmoko menegaskan bahwa penanganan pascabencana membutuhkan kerja sama seluruh unsur, terutama dalam pembersihan material, pemantauan kondisi lingkungan, dan memastikan keselamatan warga. Hal ini mengingat material longsoran dengan panjang sekitar 8 meter dan ketinggian tebing sekitar 10 meter masih dalam kondisi labil.

Melalui kebersamaan TNI-Polri dan masyarakat, diharapkan penanganan dampak longsor dapat berjalan lancar, beban warga terdampak dapat diringankan, serta kondisi lingkungan secara bertahap kembali aman dan kondusif.

Semangat gotong royong menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama dalam menghadapi musibah. (Spr).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *