Malang, Carut3.com – Guna memastikan keterjangkauan harga dan ketercukupan pasokan bahan pokok serta bahan bakar minyak (BBM), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik strategis pada Selasa pagi. Langkah pemantauan langsung ini ditujukan untuk memetakan kondisi riil pasar sekaligus mencegah potensi gejolak ekonomi di tengah masyarakat.
Kegiatan sidak yang dimulai sejak pukul 08.50 WIB tersebut menyisir berbagai lokasi vital, mulai dari SPBU 54.651.73 di Jalan Ciliwung, distributor pangan CV Podo Seneng, hingga dua pasar tradisional utama yakni Pasar Blimbing dan Pasar Klojen. Pemantauan lintas sektor ini melibatkan jajaran Forkopimda Kota Malang, instansi teknis Pemkot, Bank Indonesia, Perum BULOG, Pertamina, serta personil dari Polresta Malang Kota.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menjelaskan bahwa sidak lapangan ini merupakan respon cepat atas arahan Kementerian Dalam Negeri melalui koordinasi rutin pengendalian inflasi. Berdasarkan temuan di lapangan, pasokan komoditas secara umum dalam kondisi aman, namun stok beras premium mengalami pengetatan ketersediaan yang butuh penanganan segera.
Terbatasnya stok beras jenis tertentu disinyalir akibat pergeseran musim panen serta dampak kemarau yang relatif panjang. Hal ini diperparah dengan melonjaknya permintaan konsumen terhadap beras kualitas premium di pasaran.
Di sisi lain, keterlibatan aktif aparat kepolisian difokuskan untuk mengawal stabilitas pasokan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendampingi seluruh proses pengendalian inflasi di kawasan Kota Malang.

Saat rombongan meninjau SPBU di Jalan Ciliwung, teridentifikasi adanya lonjakan antrean kendaraan yang mengular hingga ke bahu jalan untuk membeli BBM jenis Pertalite. Kenaikan permintaan ini terjadi akibat imbas penyesuaian harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax. Meski terjadi antrean panjang, pihak Pertamina mengonfirmasi bahwa stok BBM nasional berada dalam kondisi aman dan alur distribusi berjalan tanpa kendala.
Guna menjaga kelancaran di lapangan, jajaran kepolisian menyiapkan sejumlah langkah antisipasi:
-
Pengaturan Lalu Lintas: Menyiagakan personel di sekitar titik SPBU yang mengalami antrean panjang untuk mencegah kemacetan lalu lintas.
-
Pengawasan Distribusi: Melakukan pemantauan ketat terhadap alur penyaluran bahan pokok dan BBM dari tingkat distributor hingga pengecer.
-
Penegakan Hukum: Tindak tegas tanpa toleransi bagi oknum yang terbukti melakukan praktik penimbunan komoditas pangan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Sinergi berkelanjutan antara Pemkot Malang, Pertamina, BULOG, dan Polresta Malang Kota diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan, mencegah kelangkaan barang, serta memberikan rasa tenang bagi seluruh lapisan masyarakat. (Isp)